menjalani hari-hari seperti biasanya, tanpa merasakan gejala apapun. namun.. suatu sore, tubuh nisa timbul ruam-ruam merah, tubuh terasa lemas, tulang berasa hancur. menangis dan menangis yang bisa nisa lakukan.
dokter muda berseragam putih yang sedang berjaga di sesi malam, mendiagnosis nisa mengalami lupus...
namun kedua orang tua nisa tidak percaya, karena lupus bagi orang awam merupakan penyakit genetik..
"apa ?? Lupus?? bagaimana mungkin ... keluarga kami tidak ada yang mengidap lupus..." sontak kaget ibu nisa.
" ya bu, gejala dan ciri-ciri sangat mendukung " jawab dokter
" ya allah, jikalau ini memang benar lupus, hilanglah anak ku satu yang bawel ini, yang lincah ini" ibu nisa berujar.
ayah nisa tidak mempercayai , lalu membawa nisa kembali pulang.
keesokan harinya, nisa dibawa ke dokter kluarga ..
" aahhh... ini bukan lupus , hanya alergi . dokter itu salah mendiagnosis" dokter yang jauh lebih berpengalaman berujar.
lega perasaan nisa dan kedua orang tua nisa, yang ternyata.. nisa hanya mengalami alergi.
Nisa menjalani kehidupannya seperti biasa. aktif kuliah, kegiatan ekstrakulikuler, bergaul layaknya anak muda, bahkan nisa mulai membiasakan tergabung dalam sebuah komunitas.
komunitas dimana yang membangun rasa peduli nisa, menghargai , demokrasi dan kritis .
yaa.. nisa tergabung dalam komunitas yg menaungi semua masalah yang berkaitan dengan anak.
begitu banyak kegiatan yang niisa ikuti, begitu banyak tekanan yang otak nisa harus terima , hingga selang setengah tahun, nisa kembali mengalami penyakit yang hanya dianggap "alergi"
Lagi-lagi nisa mendapati ruam-ruam merah ditubuh dan diwajah , tenggorokan mulai sakit, sesak nafas dan sedikit pusing. yaa... gejala alergi yang biasanya ditangani dengan antibiotik, akan sembuh.
namun sedikit berbeda keesokan harinya... sendi nisa membengkak dan sakit , hingga tak bisa bangkit.
nisa kembali ke dokter keluarga , namun kali ini dokter itu memvonis nisa terkena LUPUS.
nisa syok, cemas, namun tetap terlihat santai menerima , nisa menganggap penyakit adalah biasa.
nisa memang memiliki imunitas yang lemah , nisa mudah sekali sakit, sesak nafas , sinusitis. namun nisa sangat aktif di berbagai bidang yang berat , namun nisa merasa nyaman menjalaninya.
nisa kembali dirujuk kerumah sakit untuk tes Lab. kenyataan bahwa ciri-ciri memang sama seperti lupus, namun ada satu ciri yang membedakan..
"apakah rambut kamu rontok ?? mual??" tanya dokter specialist penyakit dalam
" tidak dok, hanya mual saja. rambut saya tidak rontok sama sekali " jawab nisa.
"oke nisa , kamu hanya rematik muda " jawab dokter .
ooh oke 3 dokter berbeda dgn konteks yang berbeda pula.
namun semakin kesini, semakin banyak rambut nisa yang rontok, kepala nisa sering pusing , tak jarang ia ingin pingsan, namun nisa kuat dan tidak pernah pingsan ( alhamdulilahh).
Tak putus asa, nisa mulai searching opung google tentang lupus .
semakin kesini ciri-ciri lupus banyak yang sudah nisa alami.
nisa tak ayal berputus asa. yang ia tahu , lupus adalah penyakit mematikan , setara dengan kanker yang hingga saat ini belum ada pengobatannya. namun, nisa tetap mencoba positive thinking, yang bisa ia lakukan adalh, selamma ia masih hidup, masih bernapas.. apaapun yang bisa ia lakukan untuk membantu orang, akan ia lakukan , selama melihat orang bahagia , nisa merasa bahagia dan bangga. tanpa menggubris seberapa parahkah penyakit nisa, nisa tidak ingin ayah ibu tahu ," toh ini penyakit tidak ada obatnya, biarkanlah aku habis oleh penyakit ini daripada aku harus menahan diri diruangan sebuah rumah sakit dengan berbagai obat-obatan tanpa melihat orang-orang disekitarnya melakukan hal-hal yang sangat mulia" ujar nisa sambil memejamkan mata.
Minggu, 01 Maret 2015
Minggu, 31 Agustus 2014
Gadis Diujung Senja
Kaki mungil berlari dan melompat di taman kecil depan rumah . wajah polos yang berbinar menikmati sejuknya udara yang masih di tetesi air hujan . Secercah senyuman riang menghantar suapan sang ibu yang penuh kasih sayang kedalam pencernaan . Belum jelas terpapar akan menjadi apa kelak bocah kecil putih kurus berponi ini . Menjalani kehidupan sederhana dengan tetap mensyukuri nikmat yang telah diberikan tuhan kepadanya . semua diterima dengan ikhlas dan lapang dada .
Kesunyian perkampungan yang membesarkannya, mampu memberikannya beberapa pelajaran berharga . berharap banyak akan pelajaran yang dihadapi . namun sayang , semua tidak se mulus yang dijalani .
Nisa kecil beranjak dewasa, memiliki adik dibawahnya . yang mengharuskan ia berbagi kasih sayang "lagi" . mencoba mengalah, dan berperilaku sebagai kakak . Layaknya kakak , semua kesalahan akan dilimpahkan pada nya . marah ??? Pasti ! Kesal ??? Sangat !!
Tapi apalah daya dan kemampuan , mengalah mengalah dan mengalah .
Semakin dewasa , Nisa diberikan karunia satu adik lagi . Dan kini ia lebih bekerja keras .
Sejak SMP ia harus mengasuh adik kecilnya . ibu dan ayah nya bekerja . dengan bergantian waktu dengan ibunya , Nisa yang beranjak dewasa itu menerima . mengasuh bayi tidaklah mudah . namun ia bisa . sambil membuat pr sambil menyapu . terkadang sampai tertidur telah ia jalani .
Kesabaran merupakan kunci segala hal . bersambung ......
Kesunyian perkampungan yang membesarkannya, mampu memberikannya beberapa pelajaran berharga . berharap banyak akan pelajaran yang dihadapi . namun sayang , semua tidak se mulus yang dijalani .
Nisa kecil beranjak dewasa, memiliki adik dibawahnya . yang mengharuskan ia berbagi kasih sayang "lagi" . mencoba mengalah, dan berperilaku sebagai kakak . Layaknya kakak , semua kesalahan akan dilimpahkan pada nya . marah ??? Pasti ! Kesal ??? Sangat !!
Tapi apalah daya dan kemampuan , mengalah mengalah dan mengalah .
Semakin dewasa , Nisa diberikan karunia satu adik lagi . Dan kini ia lebih bekerja keras .
Sejak SMP ia harus mengasuh adik kecilnya . ibu dan ayah nya bekerja . dengan bergantian waktu dengan ibunya , Nisa yang beranjak dewasa itu menerima . mengasuh bayi tidaklah mudah . namun ia bisa . sambil membuat pr sambil menyapu . terkadang sampai tertidur telah ia jalani .
Kesabaran merupakan kunci segala hal . bersambung ......
Senin, 07 Juli 2014
lagu catatan hati seorang istri (soundtrack)
Dalam keheningan ku bersimpuh
Ku buka lembaran-lembaran kitab-Mu
Ku temukan damai membaca sabda-Mu
Tuhan ku memohon, Tuhan ku memohon
Pancarkan cahaya di hidupku
Tuhan ku percaya Engkau pasti telah
Merencanakan yang terbaik untuk diriku
Agar ku tak jatuh dan selalu ada di jalan-Mu
Tak perlu ku lihat, tanpa ku mendengar
Dapat ku rasakan, selalu ku rasakan
Betapa besarnya kuasaMu
Tuhan ku percaya Engkau pasti telah
Merencanakan yang terbaik untuk diriku
Agar ku tak jatuh dan selalu ada di jalan-Mu
KepadaMu ku meminta
Ku menyembah ku bersujud
Tuhan aku percaya Kau pasti berikan
Telah Kau sediakan semua bagi hambaMu
Tanpa Kau bedakan
Tuhan jangan biarkan (jangan biarkan)
Hatiku mengeluh meragukan rahmatMu
Tuhan hanya Engkaulah penuntun langkahku
Tuk selalu tetap di jalanMu
Ada di jalan-Mu
Ku buka lembaran-lembaran kitab-Mu
Ku temukan damai membaca sabda-Mu
Tuhan ku memohon, Tuhan ku memohon
Pancarkan cahaya di hidupku
Tuhan ku percaya Engkau pasti telah
Merencanakan yang terbaik untuk diriku
Agar ku tak jatuh dan selalu ada di jalan-Mu
Tak perlu ku lihat, tanpa ku mendengar
Dapat ku rasakan, selalu ku rasakan
Betapa besarnya kuasaMu
Tuhan ku percaya Engkau pasti telah
Merencanakan yang terbaik untuk diriku
Agar ku tak jatuh dan selalu ada di jalan-Mu
KepadaMu ku meminta
Ku menyembah ku bersujud
Tuhan aku percaya Kau pasti berikan
Telah Kau sediakan semua bagi hambaMu
Tanpa Kau bedakan
Tuhan jangan biarkan (jangan biarkan)
Hatiku mengeluh meragukan rahmatMu
Tuhan hanya Engkaulah penuntun langkahku
Tuk selalu tetap di jalanMu
Ada di jalan-Mu
Perempuan
assalamualaikum..
seorang wanita menurut saya adalah ciptaan paling indah yg diciptakan allah swt.
namun , wanita memiliki kelemahan , yaitu sangat sensitif akan perasaan.
wahai perempuan ...
apabila keadaan anda sedang dalam keadaan yang sangat membingungkan ,
tentulah dalam ajaran islam , kita dianjurkan untuk ber-istikharah .
akan tetapi...
banyak juga yang menyangkal takdir tuhan .
ya allah ...
sesungguhnya hamba mu ini maha berdosa yang amat sangat membutuhkan petunjukmu ....
seorang wanita menurut saya adalah ciptaan paling indah yg diciptakan allah swt.
namun , wanita memiliki kelemahan , yaitu sangat sensitif akan perasaan.
wahai perempuan ...
apabila keadaan anda sedang dalam keadaan yang sangat membingungkan ,
tentulah dalam ajaran islam , kita dianjurkan untuk ber-istikharah .
akan tetapi...
banyak juga yang menyangkal takdir tuhan .
ya allah ...
sesungguhnya hamba mu ini maha berdosa yang amat sangat membutuhkan petunjukmu ....
Selasa, 20 Mei 2014
LET IT GO ( FROZEN, LIRIK)
Let it go, let it go
Can’t hold it back anymore
Let it go, let it go
Turn my back and slam the door
The snow glows white on the mountain tonight,
Not a footprint to be seen.
A kingdom of isolation and it looks like I’m the queen.
The wind is howling like the swirling storm inside.
Couldn’t keep it in, heaven knows I tried.
Don’t let them in, don’t let them see,
be the good girl you always had to be.
Conceal, don’t feel, don’t let them know.
Well now they know.
Let it go, let it go
Can’t hold it back anymore
Let it go, let it go
Turn my back and slam the door
And here I stand and here I’ll stay
Let it go, let it go
The cold never bothered me anyway
It’s funny how some distance makes everything seem small
And the fuse that once controlled me, can’t get to me at all.
Up in here in the cold wind air, I finally can breathe.
I know I left a life behind, but I’m too relieved to grieve.
Let it go, let it go
Can’t hold it back anymore
Let it go, let it go
Turn my back and slam the door
And here I stand, and here I’ll stay
Let it go, let it go
The cold never bothered me anyway
(Standing, frozen, in the life I’ve chosen you will find me
the past is well behind me, buried in the snow)
Let it go, let it go
Can’t hold it back anymore
Let it go, let it go
Turn my back and slam the door
And here I stand, and here I’ll stay
Let it go, let it go
The cold never bothered me anyway, woah
(na na, na na, na na na na) [x4]
Na, na, you said, let it go, let it go, oooo
Let it go
Kamis, 17 April 2014
Langganan:
Postingan (Atom)










